Social Icons

.

Selasa, 22 Januari 2013

Dimas Kanjeng Taat Pribadi - Gila Ala Papi


Saya surprise… terkejut…kaget… tidak menyangka bahwa ternyata tidak hanya saya yang menderita penyakit Gila! Papi sayapun ternyata terserang penyakit Gila! Dan menurut saya Gilanya sudah sangat parah! Ya Allah…. apalagi ini?!

Berawal dari sebuah perkumpulan yang dihadiri oleh Papi secara diam-diam dua tahun lalu. Perkumpulan yang sama sekali tak pernah menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Saya yang kala itu masih sibuk dengan urusan kuliah hanya sesekali dikabari bahwa Papi seringkali keluar rumah tanpa pamit di akhir pekan. Sama sekali tak ada yang janggal dari tingkah laku Papi! Ketika sesekali saya pulang kampung, sayapun tak melihat ada hal yang perlu dikuatirkan dari salah satu orang tua saya tersebut.
Nyaris dua bulan penuh saya di rumah, satu-persatu cerita tentang Papi mulai diungkapkan oleh Mami dan salah satu kakak saya. Mami memang seringkali cerita tentang perkumpulan Papi saat saya masih stay di Surabaya, tetapi cerita tersebut disuguhkan dalam nuansa lelucon sehingga saya hanya berfikiran bahwa itu semua hanya kenakalan kecil Papi.
Sekarang saya tahu bahwa tingkah laku Papi sudah bukan sekedar kenakalan bocah ingusan. Yang saya tahu adalah semua sikap Papi itu GILA!

Perkumpulan yang saya tahu bernama Padepokan Dimas Kanjeng tersebut lebih dari sekedar perkumpulan yang mengatasnamakan agama. Kepercayaan yang mendekati (atau memang sudah) sesat!
Saya melihat Papi wiritan di kamarnya selama lima jam penuh. Bagus sih wiritan. Namun sangat mengejutkan ketika saya melihat (ngintip) Papi wiritan dengan sebuah waskom plastik berisi air putih di hadapannya dan kemudian menuliskan sesuatu di selembar kertas satu jam sekali. Apa yang Papi tuliskan, saya tak pernah tahu karena kertas tersebut Papi sembunyikan.

Selain wiritan Gila tersebut, kegilaan Papi terlihat saat tahun lalu adik saya kehilangan uang di kampusnya. Kata kakak saya saat itu ia melihat Papi sedang membakar selembar kertas yang kemudian abunya dimasukkan ke dalam plastik putih. Plastik tersebut kemudian Papi serahkan pada adik saya (yang saat itu memang sedang di rumah). Karena merasa aneh, kakak saya segera bertanya pada adik saya mengenai bungkusan plastik yang ia pegang. Jawaban adik saya adalah “Ini disuruh Papi buat ditaburin di kampusku, buat cari uang yang kemarin hilang”. Tanggapan kakak saya adalah segera merampas bungkusan di tangan adik saya dan menaburkan isinya di depan rumah. GILA!!!

Beberapa hari lalu pun saya sempat membaca beberapa SMS pada ponsel Papi. Isinya adalah “Nanti malam diharapkan kehadiran para santri dengan membawa uang seratus ribuan baru sebagai mahar. Mahar jangan dimasukkan ke dalam kotak. Ini perintah!” Ya Tuhan….. mahar? Yang lebih lucu lagi adalah pesan yang isinya “Ini perintah raja diraja! Nanti Malam di harap datang dengan membawa empat buah lontong beserta lauknya dan harus memasak sendiri. Satu lontong dimakan bersama di tempat, dan tiga lontong lainnya dibawa pulang untuk dimakan anggota keluarga masing-masing”. Ya Ampun… bawa empat lontong dimana satu dimakan dan sisanya dibawa pulang… Kenapa tak bawa satu lontong saja coba? Apa lontong-longtong tersebut dijampi-jampi dulu?! Raja diraja??? Siapa raja diraja itu?? Perintah Allah?? Memangnya ada ayat Al quran yang mengharuskan membawa empat buah lontong ke suatu perkumpulan? DODOLLLLLLL!!!!! Jika sudah begitu, berarti yang bersangkutan (yang minta lontong) telah menganggap dirinya layaknya Tuhan yang patut disembah…. apalagi namanya jika bukan aliran sesat?

Ada lagi pesan yang isinya “Sebentar lagi akan dibagikan uang sebesar 7 milyar kepada para santri

Busetttt…. 7 milyar??? Saya bisa keliling dunia dengan 25% dari uang tersebut ;) . Karena merasa jengkel maka Mami iseng-iseng membalas SMS tersebut “Kok mau bagi 7 milyar… la wong uang 100 ribu aja masih minta-minta!”. Mr.Invisible tersebut juga pernah mengatakan bahwa keluarga kami telah mencemarkan nama baik Dimas Kanjeng dan menyatakan bahwa perkumpulan mereka memiliki persetujuan dari Polri ataupun Polres setempat!!

Entah sudah berapa jumlah uang yang telah Papi serahkan ke perkumpulan tidak jelasnya itu. Dan inilah yang kerap kali menimbulkan percekcokan diantara kedua orang tua saya!  Di saat kondisi keuangan keluarga yang tidak stabil, Papi masih saja membuang-buang uang ke kantung orang lain yang tak jelas pekerjaannya!
Papi saya adalah orang berpendidikan. Kalau Papi saya bodoh, saya mendapatkan sedikit kecerdasan ini darimana coba???! Namun sayang, sepertinya Papi tidak cukup pandai dalam memilih kawan. Entah kenapa saya merasa otak beliau telah tercuci. Apa yang diminta oleh kelompok GILAnya itu selalu saja dipenuhi! Bahkan Papi sampai berbohong kepada Mami hanya untuk kegiatan absurdnya. Jika Mami menanyakan sejumlah uang yang tiba-tiba raib pada Papi, jawaban Papi adalah memberikan uang tersebut pada Kakak saya. Saat Mami bertanya pada kakak saya apakah benar ia menerima uang dari Papi, jawabannya adalah “Kemarin Papi memang nyuruh bilang iya seandainya Mami nanya masalah uang”. Salah tu Papi saya… sudah jelas anaknya yang satu itu keluaran pesantren dengan pengetahuan agama 100 kali lipat darinya, kenapa disuruh berbohong? Terlebih berbohong pada seorang ibu yang melahirkannya!!

Saya dan semua orang di rumah sama sekali tidak mengetahui aktivitas-aktivitas yang dilakukan Papi dan kawan-kawan tak jelasnya itu. Papi tak pernah memberitahukan apapun. Meskipun Mami kerap kali menanyakan kegiatan-kegiatan sinting Papi tersebut, tak ada kejelasan pasti mengenai organisasi aneh Papi… yang ada hanyalah pertengkaran diantara mereka. Tempat yang katanya Padepokan tersebutpun sama sekali tak kami ketahui. Pernah beberapa kali Mami dan beberapa saudara mengikuti Papi ketika hendak menuju Padepokannya, tetapi entah kenapa Papi selalu tahu jika diikuti dan mengubah haluan tujuannya!

Huuuuuuu……. ada-ada saja ujianNya!!! Dimas kanjeng atau Kanjeng Dimas….. pernahkah ada yang mendengar namanya? Benarkah perkumpulan tersebut telah memiliki izin resmi dari Polri ataupun polres setempat?! Sebenarnya Kakak saya dan Mami hendak melaporkan perkara ini ke polisi, tetapi kami belum memiliki cukup bukti. Satu-satunya bukti nyata adalah sikap Edan Papi! Sikap yang sama sekali tak terlihat ketika beliau berada diantara kerabat, tetangga atau teman-teman kantornya. Bagaimanakah cara menyembuhkan kegilaan papi, Gusti?!

Karena itulah, saya merasa masih harus berada di rumah untuk beberapa saat. Saya tahu bahwa saya masih memiliki tugas untuk menuntaskan jenjang strata satu saya, tetapi saya juga tidak mungkin membiarkan Mami sendirian menghadapi kegilaan Papi. Ditambah lagi kondisi kesehatan Mami yang kurang baik.

Jika kalian termasuk dalam salah satu orang-orang Gila tersebut, sadarlah…. ritual-ritual kalian itu sama sekali tidak masuk akal!! Bodoh!! Tolol!! Dan sangat mengganggku kehidupan orang lain!!

Ya Tuhan, semoga Papi tak terlampau jauh dariMu! Sadarkan beliau akan sikap anehnya tersebut. Tetaplah yakinkan saya bahwa setiap air mata adalah air terjun yang memiliki keindahan.  Saya masih harus yakin bahwa semua hal yang Kau tuliskan pasti memiliki akhir. Selamatkan Papi, Ya Allah…. Biarlah ini menjadi salah satu ujianMu untuk mengetahui seberapa besar ikatan diantara kami…. AMIN

Biar saya yang Gila, Tuhan!Bersambung

Sumber : DK

29 komentar:

  1. Mulai kemarin malam sampai kemarin, banyak anggota mau menarik uang yang di setor ke padepokan ternyata pengurus berbelit-belit dengan beberapa alasan. diantara 1. uang mahar tidak kembali penuh. 2. uang yang disetor ke kordinator tidak masuk ke padepokan. diantara alasan itu ada kata-kata yang menyakinkan anggota lagi dengan kata-kata jangan menyesal kalau uannya di tarik karna uang amanah akan segera di cairkan.

    BalasHapus
  2. Kok berbelit2,wah g boleh itu.harusnya seimbang dengan koar2 maharnya yg harus cepat2.mahar di ambil harus segera di kembalikan tidak boleh di tunggu2.bagi siapa saja yg ambil maharnya tapi padepokan berbelit2,langsung laporkan polisi.

    BalasHapus
  3. Artikel di atas masih bersambung ,nantikan terus besok ...

    BalasHapus
  4. melebih lebihkan sesuatu kejadian menimbulkan fitnah,H yasin, mustofa palsu smua buktinya sampek skrang gk mau menampakkan diri. Karena dengan tidak menampakkan diri juga menimbulkan fitnah karena takut orang lain yg gak tau apa2 yg disangka oleh santri.

    BalasHapus
  5. itu sudah menampak kan diri ? yg tidak menampak kan diri ini dia yg di atas saya.aneh .. nama jelas kok di bilang palsu .hahahaha ... mau debat masalah padepokan ane layani seberapa luar pengalaman dirimu di padepokan.hahahhaa

    BalasHapus
  6. seru sekali aku mohon di lanjutkan

    BalasHapus
  7. infonya bu Marwah Daud anggota MPR RI salah satu pengurus penting padepokan dan sering datang kasi sambutan kepada para santri,apa iya wakil rakyat se baik dan sepintar bu Marwah Daud tega melihat ribuan masyarakat indonesia di tipu si kanjeng taat pribadi????

    BalasHapus
  8. Eling Eling Umat
    Muslimin mUslimat
    jangan percaya keramat(dimas kangjeng taat pribadi)
    zaman udah mau kiamat...............
    kiamat udah dekat woyy...eling woyy...eling,,,
    istigfar euy...

    BalasHapus
  9. hati2 terhadap padepokan dimas kanjeng taat pribadi.karena padepokan tersebut mengaku ngaku punya rekanan sama pejabat2.jangan sampai percaya.

    BalasHapus
  10. Saya percaya uang ghaib. Coba Anda cari tahu siapa: Hj. Dian pendiri masjid Kubah Mas, Syech Puji, pembangun Masjid Turen di Malang dll. Itu orangnya semua msh hidup, tanya, adakah uang ghaib itu?

    BalasHapus
  11. Nah, kalau uang ghaib itu rencana dibagikan ke santri dimas kanjeng dengan sejumlah mahar dan prakteknya sudah bertahun tahun tidak cair apakah anda juga percaya???

    BalasHapus
  12. BAGI SAUDARAKU SEIMAN... KALAU SAUDARA MAU SAYA SARANKAN SEBAIKNYA SAUDARA JANGAN PERCAYA DENGAN JANJI-JANJI TAAT PRIBADI AL KADDAB, KARENA APA YANG DI JANJIKAN TIDAK AKAN TERBUKTI, DAN BAGI SAUDARA-SAUDARA YANG SUDAH IKUT SEBAIKNYA MAHARNYA DIMINTA SAJA SEBELUM TERLAMBAT. Karena mulai dari abah ilyas guru taat pribadi Al-Kaddab sudah penipu, sekarang ilmu tipu-tipu itu diwariskan ke taat pribadi Al-Kaddab. Sadarlah wahai saudaraku.... Ingat yang maha kaya itu hanya Allah SWT. Allah telah memberi jalan rizki yang halal kepada hambanya, berusahalah sesuai petunjuk Al-Qur'an dan Hadist.

    BalasHapus
  13. yunita dwiyanti26 Januari 2013 11.02

    lah "burungnya" papi ndak pernah diurus sm mami gimana mau nggak berontak papinya.

    BalasHapus
  14. yunita dwiyanti.... apa burungmu saja yg aku urus.HUAHAHAA

    BalasHapus
  15. Haji kok ngomongnya porno... haji palsu!!!

    BalasHapus
  16. porno gimana,ya kamu itu pikirannya yg kemana2 .. hahahaha

    BalasHapus
  17. Diantara kejadian luar biasa yang disebutkan dalam Al Qur’an adalah apa yang terjadi pada Dzul Qornain yaitu seorang yang shalih yang Allah nyatakan:
    إِِنَا مَكَنَّا لَهُ فِى الأَرْضِِِ وَآتَيْنَاهُ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ سَبَبَا
    “Sesungguhnya kami telah memberi kekuasaan kepadanya di muka bumi dan kami telah memberikan kepadanya jalan untuk mencapai segala sesuatu.”

    Percaya atau tidak percaya kepada yang namanya Dimas Kanjeng, semuanya terserah kita. Jangan debat kusir begini… tidak akan ada habisnya….

    BalasHapus
  18. PENGUMUMAN :
    Bagi Rekan2 yg sudah tertipu oleh " Dimas Kanjeng Taat Pribadi "
    Silahkan Kirim Video , Rekaman Suara , Foto kesesatan Padepokan
    Ke Email : bongkar.padepokan@gmail.com

    BalasHapus
  19. MALAM INI DIKUMPULKAN SEMUA ANGGOTA PADEPOKAN TAAT PRIBADI. Acaranya Penundaan pencairan dana yang di janjikan yang bertahun-tahun... MASIH BERSABARKAH ANGGOTANYA MENUNGGU PENCAIRAN SAMPAI AHIR 2014? Tunfgu saja janjinya di tahun 2014 nanti...

    BalasHapus
  20. ngomongin apa sih kok pada ribut semua,,
    :/

    BalasHapus
  21. Saya salut sama kanjeng dimas, otak brilyan, dan punya mental yang kuat., saya kerja bertahun2 belum tentu dapat duit banyak,selain kaya kanjeng dimas juga giat memberantas orang2 bodoh, lanjutkan perjuanganmu wahai kanjeng dimas, kumpulkan semua penipu2 kelas teri untuk jadi koordinatormu, yang selanjutnya polisi akan panen tawanan, orang2 islam munafik yang punya iman lemah telah banyak ditagkap dan di siksa dipadepokan oleh kanjeng dimas, di akherat mereka dapat yang lebih parah lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. silakan kalian para pengikut dajal Taat pribadi bersenang-senang diataas penderitaan umat. si dajal taat bukanlah manusia kalau dia manusia tentu tidak senang sesamanya yang menderita ditambah kesusahan. lihatlah azab Allah SWT yg akan ditimpakan kepada Taat pribadi dan pengikutnya. ingat azab Allah itu pedih

      Hapus
    2. dan satu lagi abdul kadir, kamu tidak pantas menyandang nama Abdul Kadir krn nama itu juga dimiliki ulama besar Abdul Qadir Zaelani. hatimu sungguh hitam semestinya sbg orang beriman kamu mengangkat umat yg sedang kalut dan tersesat ke jalan terang, tetapi ini malah kamu soraki dng suka cita. apa kamu tidak takut dengan azab Allah SWT. dan siapa Taat Pribadi yang mengaku punya ilmu kun fayakun. hanya Allah SWT yg punya kun fayakun itu. sungguh tdk ada lebih sebutir pasir di lautan luas ilmu Taat Pribadi dan manusia terpintarpun dibandingkan ilmu Allah SWT. Taat yg kamu banggakan hanya sekit memiliki ilmu gendam dan sihir saja sudah kamu bangga-banggakan.
      Nauzubillahmindalik.

      Hapus
    3. Abdul kadir, bego amat lo abdul kadir memaknai penipuan dimas kanjeng taat pribadi seenak udelmu sendiri,negara ini adalaqh negara hukum dan menganut hukum positif, semua kegitan kriminal termasuk penipuan ala dimas kanjeng ini harus diproses secara verbal sesauai hukum yang berlaku di negeri ini. hancur negara ini kalau kejahatan dibiarkan, yg ada nanti hukum rimba dan pandangan-pandangan keblinger kayak sampeyan abdul kadir akan menjamur, maka rusaklah tatanan negara dan menghambat kemajuan bangsa.

      Hapus
  22. Kanjeng dimas memang wali, beliau laksana alfaruq (pemisah) antara orang yang tulus berbadah karna ikhlas kepada Allah dengan orang2 yg beribadah untuk mendapat imbalan dari Allah.sebelumnya semuanya mengaku sama muslim yg taat kepada Allah, dan kanjeng dimas telah membuka tabir hingga menjadi jelas kedok orang2 munafik yang mau beribadah demi kekayaan dunia.dan orang2 yang sia2 ibadahnya didunia dia terpuruk kemiskinan, di akherat neraka menantinya.sungguh manusia yang paling buruk

    BalasHapus
    Balasan
    1. si bangsat taat itulah yg akan pergi ke neraka jahanam krn tlah menipu banyak orang dan ente hanyalah kaki tangan dari penjahat itu. lihatlah ending dari si bangsat taat kalo tdk penjara ya mati.

      Hapus
  23. Assalamualaikum Ibu Marwah Daud, saya sungguh kecewa kenapa anda mensuport kegiatan Dimas Kanjeng taat Pribadi dari desa wangkal, probolinggo itu. jelas-jelas Dimas Kanjeng itu hanyalah penipu yang menyesatkan umat muslim dan menyengsarakan banyak orang menjanjikan harta berlimpah sebagai daya tarik untuk menarik mahar-mahar masyarakat dan jani-janji itu nol besar. saya lagi mencoba mnggalang kekuatan untuk menghancurkan padepokan sesat itu apabila pihak kepolisian tidak cepat menggulung padepokan sesat itu. saya harapkan anda menjauh dari kegiatan bodohnya Taat Pribadi tersebut. saya berjanji atas nama Allah SWT ini Amar_maruf_nahi_munkar buat kami, sepak terjang Dimas Kanjeng Taat Pribadi sangat berbahaya buat aqidah umat.

    BalasHapus
  24. assalammualaikum Mas DK sang penulis, saya mendukungmu umat muslim seluruh negeri ini harus bahu membahu untuk menumpas gerakan taat pribadi ini, kenapa gerakan taat pribadi ini berbahaya buat menjerumuskan aqidah umat muslim dan merugikan keuangan umat. taat pribadi menyebarkan pengaruhnya melalui kegiatan-kegiatan keagamaan menyeluruh hingga seluruh bumi nusantara. team saya sdh menyelediki begitu jauh dan apa yg ditemukan oleh team saya pasti saudara-saudar tak akan percaya ternyata ada kekuatan asing yg bermain di belakang taat pribadi yg akan membungkam kekuatan hukum dan aparat negeri ini agar taat ini melenggang tenang di bumi pertiwi ini. ada kekuatan asing yg tidak suka dengan kesolitan umat muslim di Indonesia ini karena Indonesia adalah the Giant sleeping; 1. Indonesia adalah negara dengan potensi sdm, sda yg besar di dunia bila indonesia terbangun maka hegemony dunia maju(kontra Islam) akan kesulitan menancapkan kekuasaannya di indonesia' kekuasaan disini adalah ekonomi dan faham mereka. 2. mereka tidak suka dengan politik luar negeri indonesia non blok serta bebas aktif, hal ini merupakan batu sandungan untuk pengaruh mereka, maka bila faham islam ini hancur akan memudahkan pemurtadan umat islam maka setelah spaham akan memudahkan buat mereka untuk menguassai negeri ini. 3. Taat Pribadi ini adalah fenomena yg mereka manfaatkan tanpa sepengetahuan taat pribadi sendiri bahwa dia tlah diamankan gerakan penyusup ini karena adanya satu kepentingan yaitu pemurtadan umat islam dengan sedikit demi sedikit menggerogoti aqidah umat 4. jumlah 90% korban taat pribadi adalah umat muslim.
    Untuk marilah kita umat muslim di seluruh indonesia bersatu bahu membahu untuk menghancurkan padepokan sesat ini, kasihanilah generasi-generasi bangsa ini kalo sampai banyak yang terjerumus, krn dana pendidikan anak-anak kita akan terganggu, ukuwah islamiyah kita akan sirna karena semua bermimpi cepat jadi kaya, rumah tangga akan berantakan karena ekonomi morat-marit, ditambah para lelaki penopang keluarga akan terganggu jadwal kerjanya krn pikiran mereka sedikit banyak terbelah memikirkan harapan kosong yg dijanjikan taat pribadi. untuk itu marilah kita selamatkan anak-anak kita sebelum makin parah faham dimas kanjeng merusak tatanan islam di keluarga-keluarga muslim negeri ini. lawan faham dari padepokan dimas kanjeng ini semaksimal mungkin apapun bentuk perlawanan kita adalah demi menyelamatkan anak-anak kita. wassalam.

    BalasHapus