Social Icons

.

Senin, 14 Januari 2013

Dimas Kanjeng Taat Pribadi - Email Dari Humas BI Tentang Aset 2000 Triliyun


PERTANYAAN YG SAYA AJUKAN KEPADA HUMAS BANK INDONESIA :

Assalamualaikum Wr Wb

saya ingin meminta petunjuk dari beliau2 di bank indonesia.karena ini masyarakat sudah resah terutama di desa wangkal kecamatan gading probolinggo .disana ada sebuah yayasan padepokan dimas kanjeng taat pribadi yg di prakasai oleh dimas kanjeng taat pribadi dengan nama asli taat pribadi.disana telah beredar informasi apakah benar bahwa padepokan dimas kanjeng taat pribadi mempunyai aset di bank indonesia sebesar 2000 triliyun.mohon petunjuknya ..... bagaimana kronologinya ? karena yayasan tersebut telah memberikan informasi bahwa yayasan tersebut mempunyai aset sebesar itu. Terima Kasih

Wassalamualaikum Wr Wb

JAWABAN DARI HUMAS BANK INDONESIA :

 Yth. Sdr/Sdri,
Sehubungan dengan surel Saudara berikut ini,  kami informasikan bahwa Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki kewenangan yang berbeda dengan bank umum.

Bank Indonesia tidak melayanin penghimpunan simpanan nasabah juga tidka memberikan kredit kepada nasabah seperti halnya bank umum.

untuk itu, jika ada pihak yang mengaku memiliki simpanan/aset di Bank Indonesia, dapat dipastikan hal itu tidak benar.

Demikian yang dapat kami sampaikan
Humas Bank Indonesia

33 komentar:

  1. INFO BARU .?/? MANTAB

    BalasHapus
  2. Tanya kok ke BI tugas BI kan Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional. Jika kita melakukan transfer dana antar bank, ya di sini ada fungsi BI. he..he. Ya uda lain jangan salah alamat lagi ya , takutnya nanti kirim email ke Bank Swiss. wkwwkwk. Sekalian aja ngecek kekayaan orang di Bank swiss.

    BalasHapus
  3. lanjutkan bro, makin hari kesalahan mreka akan ditampakkan. Klo mau ngecek ya ke Bang Wangkal aja. Gitu aja kok repot. klo kita pnya uang yg logonya BI dikira oleh mereka dari BI gak taunya dari BCA. wkwkwk koclo kuabeh

    BalasHapus
  4. Santrine kanjeng sing teko perbankkan yo akeh, kiro-kiro bsok postingane opo maneh.

    BalasHapus
  5. H YASIN al bukan H YASIN I lOVE YOU. KAMU KREATIF BAAANGET BUAT BLOG> BLOG SATUNYA GAK LAKU YA

    BalasHapus
  6. Bukan salah alamat ,,,, itu kan katanya dimas punya aset di bank BI ,blog ini meluruskan.kwkwkwwk ...

    BalasHapus
  7. Untuk santri padepokan ,,, memang kalian tau aset dimas kanjeng ada di bank mana ?? beritahu kami ?? kami akan menelusurinya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pastinya tidak tahu semua santrinya aset dimas di taruh bank mana ? karena memang enggak punya aset .. ngaku2 kali yeeeeeee

      Hapus
  8. oiya ... belum saya tanyakan ke depkumham nich ... coba saya tanya besok apakah betul padepokan dimas kanjeng taat pribadi mempunyai aset 2000 triliyun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya mereka punya 2000 trilyun....
      tapi 2000 trilyun sel sperma....ha.ha.ha
      mana ada duit 2000 trilyun di tangan orang indonesia..
      sedangkan APBN indonesia aja ga sampai 1000 trilyun....
      sedangkan orang terkaya di dunia aja ga punya duit sebanyak itu....
      pake otak dan rasionallah dalam berpikir...

      Hapus
  9. gudang duitnya ada di setiap daerah;.......?

    BalasHapus
  10. Apa untungnya bagi yg mau menelusuri. Paling mau minta jatah tpi scara halus. Bank iku ada kode etiknya. NDeso!!!

    BalasHapus
  11. Umpanya H Azis punya uang milyaran terus sbagian dinamakan H Yasin, pasti udah sulit ditelusuri. Dan juga Bank menjaga privasi nasabahnya

    BalasHapus
  12. ingat !!! yasin cs cuma tim pencari berita. klo sumbernya gak benar mreka akan salah alamat lagi

    BalasHapus
  13. Inilah kebodohan santri2 dimas kanjeng,g punya akal pikiran, ditanya apa jawab apa ?? kamu semua tau tidak aset padepokan berapa ? dan disimpan dimana ? semua harus jelas ya .... depkumham belum saya tanyai masalah perijinan yayasan yg di gembor2kan padepokan mempunyai aset 2000 triliyun.

    BalasHapus
  14. ini disini saya mencari kebenaran ? jadi untuk santri2 padepokan dimas kanjeng taat pribadi yg baru masuk atau baru 1 tahun masuk padepokan tidak usah komentar ? karena informasi dari kalian hanyalah omongan bocah.

    BalasHapus
  15. setau saya untuk aset kekayaan dan lain-lain dari bank mana pun apa lagi dengan nilai yang fantastis seperti yg disebutkan sebesar 2000 trilyun rupiah. dari bank manapun pasti akan ada laporan keuangan ke bank indonesia.
    setiap bank pasti menjaga kerahasian data nasabahnya. oleh karena itu tidak bisa sembarangan dalam meminta informasi nasabah ke bank dimana nasabah menyimpan asetnya. harus ada surat persetujuan dari gubernur BI dan juga ada surat dari KAPOLRI.

    BalasHapus
  16. oleh karena itu sudah jelas email dari HUMAS BI ; Bank Indonesia tidak melayanin penghimpunan simpanan nasabah juga tidka memberikan kredit kepada nasabah seperti halnya bank umum.untuk itu, jika ada pihak yang mengaku memiliki simpanan/aset di Bank Indonesia, dapat dipastikan hal itu tidak benar

    BalasHapus
  17. lanjutkan perjuanganmu jgn pantang mundur,merdeka,peace.....

    BalasHapus
  18. Ismail Hidayah Mana Sebagai Koordinator Padepokan,tau kalau ada yg g beres dengan padepokan lo diam aja.KWKWKWKWKWKWK

    BalasHapus
  19. yunita dwiyanti19 Januari 2013 11.17

    isi e-mail penerima dalam hal ini Humas Bank Indonesia. Replynya harusnya ada alamat e-mail Humas Bank Indonesia.
    lha ini kok nggak ada alamatnya, sangat jelas kalo memang Tuan Yasin Wangkal mengada-ada dalam membuat e-mail. Gimana Mr. Yasin ??? anda merekayasa ini kan...
    ingat saudara-saudari ini semua dunia maya bisa direkayasa.

    BalasHapus
  20. REKAYASA BAGI ORANG YG BODOH , JELAS2 ITU EMAIL DARI HUMAS BI KOK MASIH DI BILANG REKAYASA.EMAIL ITU BISA DI PERTANGGUNG JAWABKAN.

    BalasHapus
    Balasan
    1. KAPAN CAIRE.????

      Hapus
    2. yunita dwiyanti26 Januari 2013 10.48

      ya jelas-jelas bagi orang yang bisa anda bodohi, alamat reply dari HUMAS BANK INDONESIA harusnya tertera juga, coba teman-teman yang membaca mau melihat e-mail anda sendiri. reply salah satu e-mail teman anda yang sudah ada namanya pasti sebelah namanya ada alamat e-mail teman anda.
      coba saja dulu

      Hapus
    3. hahahahaha .... Kalau g benar.tuntut saya saja.orang itu asli dari humas BI kok kamu mengelak... bodoh kali kau.kau coba kirim email ke email kau yg lain.lalu kau reply ke email ke pengirim.lihat hasil di email pengirim .apa ada alamat email dari email ke 2.BODOH tapi sok Pintar ... Lucu jadinya

      Hapus
  21. tunggu tanggal mainnya...

    BalasHapus
  22. Mulai kemarin malam sampai kemarin, banyak anggota mau menarik uang yang di setor ke padepokan ternyata pengurus berbelit-belit dengan beberapa alasan. diantara 1. uang mahar tidak kembali penuh. 2. uang yang disetor ke kordinator tidak masuk ke padepokan. diantara alasan itu ada kata-kata yang menyakinkan anggota lagi dengan kata-kata jangan menyesal kalau uannya di tarik karna uang amanah akan segera di cairkan.

    BalasHapus
  23. BAGI SAUDARAKU SEIMAN... KALAU SAUDARA MAU SAYA SARANKAN SEBAIKNYA SAUDARA JANGAN PERCAYA DENGAN JANJI-JANJI TAAT PRIBADI AL KADDAB, KARENA APA YANG DI JANJIKAN TIDAK AKAN TERBUKTI, DAN BAGI SAUDARA-SAUDARA YANG SUDAH IKUT SEBAIKNYA MAHARNYA DIMINTA SAJA SEBELUM TERLAMBAT. Karena mulai dari abah ilyas guru taat pribadi Al-Kaddab sudah penipu, sekarang ilmu tipu-tipu itu diwariskan ke taat pribadi Al-Kaddab. Sadarlah wahai saudaraku.... Ingat yang maha kaya itu hanya Allah SWT. Allah telah memberi jalan rizki yang halal kepada hambanya, berusahalah sesuai petunjuk Al-Qur'an dan Hadist.

    BalasHapus
  24. selamt pagi sahabat nusantara....saya sangat mendukung usaha untuk membongkar kedok yang mengatasnamakan yayasan....saya punya bukti, berarti darf notaris yang sekarang beredar itu palsu, karena di draf notaris yg saya pegang menyatakan aset kekayaan dari yayasan sebesar 2 bilyun....oke sahabat nusantara mari kita bersama sama membantu agar tidak lagi banyak jatuh korban......selamat berjuang

    BalasHapus
  25. Public Relation Bank Indonesia
    Jl. MH. Thamrin 2 Jakarta 10350 Indonesia
    Email : humasbi@bi.go.id

    BalasHapus
  26. PENGUMUMAN :
    Bagi Rekan2 yg sudah tertipu oleh " Dimas Kanjeng Taat Pribadi "
    Silahkan Kirim Video , Rekaman Suara , Foto kesesatan Padepokan
    Ke Email : bongkar.padepokan@gmail.com

    BalasHapus
  27. saya santri dari probolinngo. semua yang dikatakan kanjeng dosa adalah bohong belaka dan penuh rekayasa.demi Allah demi Rasul bahwa kanjeng taat pribadi atau kanjeng dosa sekarang sudah ketakutan. dan sudah mewarning akan menbubarkan usaha ini.termasuk kebohongan bahwa dia bisa datang secara ghoib dengan memberi uang ,berlian dan emas. adalah rekayasa. dia menyogok santrinya yang nantinya disuruh pidato bahwa dia datang secara ghoib.semua bohong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdullilah ada santri yg udah sadar..

      Hapus