Social Icons

.

Selasa, 08 Januari 2013

Antara Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Dan Yayasan Amalilah

Bagaimana Menurut Anda Semua 

MANAKAH YG BENAR ?

PADEPOKAN DIMAS KANJENG TAAT PRIBADI : BERDIRI SUDAH 9 TAHUN 
YAYASAN AMALILAH : BERDIRI SUDAH 12 TAHUN

29 komentar:

  1. SAMA SAMA PENIPU ULUNG

    BalasHapus
    Balasan
    1. SETUJU,INILAH DUA ORANG MANUSIA BERTOPENG KEGIATAN SOSIAL,BENER2 PENIPU ULUNG

      Hapus
  2. BAGUS!!! SEBUAH ARTIKEL PENUH FITNAH

    BalasHapus
  3. Wes ketauan belangnya orang yg gak baik. DimasKanjeng atau pembuat artikel, Dari Ipnya dari arah barat

    BalasHapus
  4. JIKA CAIR SEMUANYA AKAN NGUMPUL KAYAK SEMUT. SAIKI MANUSIA KAYAK BUNGLON

    BalasHapus
  5. ya bos blog reng berek re bos . ketemo mon setea. monengpadepokan pe ape mapan. maksutta mak lecepet cair

    BalasHapus
  6. Siapapun yang buat blog ini, yang penting niatnya mulya. memberi info agar tidak banyak korban. biarkan yang tidak terima dengan kabar kebenaran ini, suatu saat nanti akan mengetahui siapa yang benar. biarkan dia bilang ini fitnah,hasud dll. waktu yang akan menjawabnya.

    BalasHapus
  7. Undang Rekan2 kamu semua untuk melihat blog ini ...

    BalasHapus
  8. لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاّ بِإِذْنِهِ

    Segala sesuatu yang ada di langit dan bumi adalah milik Allah dan semuanya didalam kekuasaan Allah dan dibawah kekuasaanNya. Dan tidak ada seorangpun yang mampu memberi syafaat kecuali atas izin Allah SWT

    BalasHapus
  9. kalau warga wangkal mau desanya damai coba para petinggi desa,alim ulama,tokoh masyarakat duduk bareng untuk bahas warganya yg bernama TAAT PRIBADI yang telah bikin resah

    BalasHapus
  10. Kalau menurut saya tidak ada bedanya antara Amalillah dan Padepokan Dimas Kanjeng. Cuma teknis penyampaiannya saja berbeda. Yang ditunggu2 pencairan dana juga sama dana Amanah yang konon kabarnya sangat besar. Sasarannya memang ulama, kyai atau pemuka agama yang punya pengikut banyak. Jadi mudah untuk mendapatkan jamaah. Yang hebat lagi, jika sudah setor mahar di Padepokan umumnya santri baru ini akan tergerak untuk mencari teman agar ikut masuk ke Padepokan...
    Disini kehebatan Dimas Kanjeng. Wass

    BalasHapus
  11. Pintar Padepokan dimas kanjeng taat pribadi itu Membuat janji ! Alibinya siapa yg mau tarik maharnya !!!

    BalasHapus
  12. ass
    boleh saja di bagikan ke fakir miskin,kaum duafa,dll
    tapi kenyataan rakyat indonesia belum sejahtera....ini gmana?apakah dengan uang masyarkat bisa sejahtera....

    BalasHapus
  13. ANDA PERCAYA UANG GHAIB?
    Coba Anda cari tahu siapa: Hj. Dian Djuriah Maimun (pendiri Masjid Kubah Emas), Syech Puji (hartawan dari Semarang), pembangun Masjid Turen Malang dll. Itu orangnya semua msh hidup, tanya, adakah uang ghaib itu?

    BalasHapus
  14. Nah, kalau uang ghaib itu rencana dibagikan ke santri dimas kanjeng dengan sejumlah mahar dan prakteknya sudah bertahun tahun tidak cair apakah anda juga percaya???

    BalasHapus
  15. BAGI SAUDARAKU SEIMAN... KALAU SAUDARA MAU SAYA SARANKAN SEBAIKNYA SAUDARA JANGAN PERCAYA DENGAN JANJI-JANJI TAAT PRIBADI AL KADDAB, KARENA APA YANG DI JANJIKAN TIDAK AKAN TERBUKTI, DAN BAGI SAUDARA-SAUDARA YANG SUDAH IKUT SEBAIKNYA MAHARNYA DIMINTA SAJA SEBELUM TERLAMBAT. Karena mulai dari abah ilyas guru taat pribadi Al-Kaddab sudah penipu, sekarang ilmu tipu-tipu itu diwariskan ke taat pribadi Al-Kaddab. Sadarlah wahai saudaraku.... Ingat yang maha kaya itu hanya Allah SWT. Allah telah memberi jalan rizki yang halal kepada hambanya, berusahalah sesuai petunjuk Al-Qur'an dan Hadist.

    BalasHapus
  16. amalillah gak ketahuan dmn tempatnya,,
    tetapi kanjeng dimas ada padepokannya,,
    ketahuan rimahnya dmn,,
    bagi yg tdk percya, harap lgsg saja ke padepokan bertemu dg orang yg bnar" tau,,,

    BalasHapus
  17. Sama AJA..... Cuman beda,kalau dimas kanjeng taat pribadi penipu tapi sakti.uang yg dia keluarkan itu udah dia siapkan di ruang tertentu,dengan perewangannya dimas kanjeng taat pribadi ambil uang dari belakang tangannya.jaman sekarang penipu sakti2.dan uang yg di keluarkan uang siapa ?? ya jelas uang santri2nya

    BalasHapus
  18. setiap orang akan pasti percaya bahwa sesuatu yg tidak baik tidak akan bertahan lama,akan hilang dengan sendirinya atau dihilangkan ....dimas sudah berlalu amalilah tetap bertahan 13 thun,g penting di mana dia sekarang yg pokok dia masih ada dan berkarya.mulai ada yg merasakan pelayanannya.jd sekarang orang bayak akan menilai bedanya dimana.jng TEROPSESI jd hakim karena anda sendiri tidak memiliki bukti yg pasti hanaya dengar KATA ORANG.

    BalasHapus
  19. PESUGIHAN PESUGIHAN .... BANYAK BUKTI YANG KITA PUNYA. BUKTINYA MANA YG SUDAH SUKSES.TIDAK ADA .. ITU NAMANYA OMONG KOSONG SEPERTI SILIT GOSONG

    BalasHapus
  20. dimas kanjeng,...makan duit orang.../oreng pa talpos.,,,dibien sogi ngakan pesenah oreng....patek jih

    BalasHapus
  21. kasian sama jamaah terkecuali ayahku sendiri yang ikut di Y.A biadab ...
    aku tak tahu bagaimana cara untuk buat ayahku berenti dari Y.A ..
    semoga saja allah memberikan mata hati untuk kejalan yg lebih lurus KEPADA SEMUA JAMAAH Y.A dari pada menuggu harapan sampah dari YAYASAN AMALILLAH ...


    BalasHapus
  22. allah tidak mengajarkan manusia untuk menjelek2kan orang lain.....allah hanya mengajarkan manusia untuk saling mengingatkan dan menasehati bila manusia yg lain salah,,,,,,,,,,apabila manusia saling menjelek2kan sama saja manusia itu sendiri membuka jalannya nerakanya sendiri,,,,,,,

    BalasHapus
  23. PENGUMUMAN :
    Bagi Rekan2 yg sudah tertipu oleh " Dimas Kanjeng Taat Pribadi "
    Silahkan Kirim Video , Rekaman Suara , Foto kesesatan Padepokan
    Ke Email : bongkar.padepokan@gmail.com

    BalasHapus
  24. saya santri dimas kanjeng tidak pernah merasa tertipu atau ditipu....
    anda jangan hanya ngoceh disini doang kalau anda merasa di tipu silaHkan datang ke padepokan, kalau punya bukti silahkan lapor ke polisi, kalo cuma nguceh disini terbukti kalo andalah yang munafik....

    BalasHapus
  25. apakah anda berani bertanggung jawab atas tidak di kembalikannya mahar saya jika saya meminta kepadepokan . !!

    ALAMAT ANDA :
    NO HP ANDA :

    BalasHapus
  26. Assalamualaikum, Jangan meributkan apa yang sedang terjadi tapi berpikirlah apa yang sedang terjadi, mudah2n semua ini ada hikmahnya, Buat Dimas kanjeng taat pribadi harus bisa membuktikan kepada semua santri dan semua orang, bahwa apa yang sedang terjadi saat ini adalah sebuah fenomena atau keresahan setiap orang. buat yang sudah komen kontra jangan langsung menuduh karena belum ada bukti kongkrit bahwa padepokan ini telah menipu. wassalam

    BalasHapus